Kajian Program Rehabilitasi Mangrove Di Desa Banyu Urip Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik

*Noer Chozin Hidayat  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Raden Ario  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nirwani Soenardjo  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 2 Feb 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK : Komunitas mangrove menempati area diantara darat dan laut yang memiliki kondisi lingkungan berbeda satu sama lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur vegetasi mangrove dan mengetahui kesesuaian jenis mangrove yang sesuai untuk perencanaan program rehabilitasi mangrove di Desa Banyu Urip Kecamatan Ujung Pangkah kabupaten Gresik. Penelitian dilakukan pada Bulan Maret 2015 sampai Januari 2016. Pengambilan data vegetasi dilakukan dengan metode purposive sampling dan setiap transek dibuat plot sampling. Setiap individu pohon (plot 10 m x 10 m) dan sapling (anakan) (subplot 5 m x 5 m) diidentifikasi dan diukur diameternya setinggi dada (±1,3 m). Sementara seedling (semai) dihitung jumlah masing-masing spesies dan persentase penutupannya (subplot 1 m x 1 m). Hasil penelitian di Desa Banyu Urip ditemukan 4 spesies mangrove dari 3 famili. Vegetasi pohon mangrove di Desa Banyu Urip berada dalam kondisi baik dan memiliki kerapatan 7533 ind/ha. Vegetasi Mangrove di Desa Banyu Urip didominasi spesies Avicennia marina. Kategori sapling memiliki kerapatan 19200 ind/ha dan didominasi oleh spesies Rhizopora Mucronata. Kategori seedling, memiliki kerapatan 113333 ind/ha didominasi oleh spesies Avicennia marina. Indeks Keanekaragaman (H’) dan Keseragaman (J’) mangrove di Desa Banyu Urip kategori pohon masuk dalam kategori rendah. Kawasan Mangrove yang dapat dijadikan sebagai kawasan rehabilitasi memiliki luas lahan ± 2,84 ha dengan jumlah pohon yang dapat ditanam ± 32.340 pohon dalam jarak 1m x 1m dengan sistem tanam banjar harian. Jenis mangrove yang sesuai dan dapat tumbuh di pesisir Desa Banyu Urip adalah Rhizopora stylosa, R. mucronata, R. apiculata, dan Avicennia sp.

 

ABSTRACT : Mangrove Vegetation occupy the area between land and sea that have environmental conditions differ from one another. The purpose of this study is to know about the structure and composition of mangrove vegetation for rehabilitation program planning in Banyu Urip, Sub-District of Ujung Pangkah, District of Gresik , East Java.The study was conducted in March, 2015 to January, 2016. Vegetation data was done with purposive sampling method and every transect was made with plot sampling method. Each tree (plot 10 m x 10 m) and sapling (subplot 5 m x 5 m) was identified and measured on diameter at breast height (± 1.3 m).  Meanwhile, Seedling calculated the amount of each species and the percentage of cover (subplot 1 m x 1 m). The research finding at Banyu Urip shows that there are 4 mangroves of 3 families. The mangrove vegetation at Banyu Urip in good conditions and has a density at 7533 ind/ha. mangrove vegetation at Banyu Urip is dominated by Avicennia marina species. Sapling category has a density at 19200 ind/ha and dominated by Rhizophora mucronata species. Seedling category has a density at 113333 ind/ha and dominated by Avicennia marina species. In tree category, variety index  (H’) and  uniformity (J’) of mangrove at Banyu Urip categorized as a low category.  Mangrove area that can become as rehabilitation area has extensive ± 2,84 ha with number of trees that can be planted ± 32.340 trees with gap 1m x 1m and using row plant system. mangrove that can grow and survive at Banyu Urip coastal area are Rhizopora stylosa, R. mucronata, R. apiculata, and  Avicennia sp.

Keywords: Mangrove; Kerapatan; Rehabilitasi; Kesesuaian Jenis

Article Metrics: