Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Dari Ekstrak Metanol Sargassum sp.

*Hafida Salma -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Sedjati Sedjati -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ali Ridlo -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Feb 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract

Sargassum sp. adalah salah satu jenis rumput laut paling banyak di Indonesia dan memiliki manfaat sebagai antioksidan, obat penyakit jantung, stroke, dll. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan antioksidan fraksi etil asetat dari ekstrak metanol Sargassum sp. Sampel diambil dari Pantai Sundak, Gunung Kidul, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah eksploratif diskriptif. Sampel dikeringkan dalam suhu ruangan selama 7 hari dan dimaserasi dengan pelarut metanol, lalu dievaporasi dengan rotary evaporator. Ekstrak metanol di fraksinasi menggunakan etil asetat. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan 2 metode, yaitu metode penangkapan radikal bebas DPPH dan total kapasitas antioksidan fosfomolibdat. Vitamin C digunakan digunakan sebagai standar penangkapan radikal bebas DPPH dan total kapasitas antioksidan fosfomolibdat. Kadar total fenolat diuji menggunakan larutan Folin-Ciocalteu dengan standar asam galat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total fenolat fraksi etil asetat Sargassum sp. sebesar 64,42 mg GAE/g sampel. Aktivitas antioksidan dengan metode penangkapan radikal bebas DPPH memiliki nilai IC50 1.289 ppm, vitamin C memiliki IC50 sebesar 122,71 ppm, sedangkan total kapasitas antioksidan adalah 39,52 mg AAE/g sampel. Kesimpulannya, yaitu kandungan aktivitas antioksidan fraksi etil asetat dari ekstrak metanol Sargassum sp. dengan metode penangkapan radikal bebas DPPH diduga sangat lemah dan kandungan aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode fosfomolibdat diduga tinggi.

 

 

Sargassum sp. is one of the many types of seaweed in Indonesia and has benefits as an antioxidant, a drug for heart disease, stroke, etc. This study aims to determine the antioxidant content of ethyl acetate fraction of methanol extract of Sargassum sp. Samples were taken from Sundak, Gunung Kidul, Yogyakarta. The method used is descriptive explorative. Samples were dried at room temperature for 7 days and macerated with methanol, then evaporated at a rotary evaporator. The methanol extract fractionation using ethyl acetate. Testing the antioxidant activity using two methods, the method of catching free radicals DPPH and total antioxidant capacity fosfomolibdat. Vitamin C is used as a standard arrest DPPH free radical and total antioxidant capacity fosfomolibdat. Levels of total phenolics were tested using the Folin-Ciocalteu solution with gallic acid standard. The results showed that levels of total phenolic fraction of ethyl acetate Sargassum sp. amounting to 64,42 mg GAE/g sample. The antioxidant activity with catching free radicals DPPH methods have IC50 values 1.289 ppm, vitamin C has an IC50 of 122,71 ppm, while the total antioxidant capacity was 39,52 mg AAE/g sample. In conclusion, the content of the antioxidant activity of ethyl acetate fraction of methanol extract of Sargassum sp. with catching free radicals DPPH methods allegedly extremely weak and the content of the antioxidant activity using methods fosfomolibdat predictably high.

Keywords
Sargassum sp.; Antioksidan; DPPH; Total Kapasitas Antioksidan (TAC)

Article Metrics: