Distribusi Makroalgae Di Wilayah Intertidal Pantai Krakal, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

*Wandha Stephani  -  , Indonesia
Gunawan Widi Santosa  -  , Indonesia
Sunaryo Sunaryo  -  , Indonesia
Published: 28 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Makroalgae merupakan tumbuhan laut yang berperan penting dalam ekosistem perairan. Distribusi makroalgae dipengaruhi oleh beberapa faktor baik fisika, kimia, maupun biologi. Berdasarkan pengaruh faktor pencahayaan makroalgae bisa dikelompokkan berdasarkan kandungan pigmennya. Ada 3 kelas makroalgae yaitu algae hijau (Chlorophyceae), algae coklat (Phaeophyceae) dan algae merah (Rhodophyceae). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan komposisi jenis makroalgae di wilayah intertidal Pantai Krakal, Gunung Kidul, Yogyakarta.Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2014 di wilayah intertidal Pantai Krakal, Gunung Kidul, Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan pada 6 stasiun dengan jarak antar stasiun 30 meter. Metode yang digunakan adalah transek kuadrat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama penelitian ditemukan 12 spesies yang terbagi atas 3 kelas diantaranya adalah 3 spesies dari kelas Chlorophyceae, 4 spesies dari kelas Phaeophyceae, dan 4 spesies dari kelas Rhodophyceae. Makroalgae dari Stasiun 6 memiliki tingkat keanekaragaman makroalgae tertinggi dengan nilai 1,684 dan Stasiun 1 memiliki keanekaragaman terendah berada yaitu dengan nilai 1,390. Keseragaman tertinggi ditemukan pada Stasiun 3 dengan nilai 0,782 dan terendah pada Stasiun 4 dengan nilai 0,597. Indeks dominansi tertinggi berada pada Stasiun 4. Faktor yang mempengaruhi distribusi makroalgae di wilayah intertidal adalah cahaya, suhu, salinitas, pergerakan air dan jenis substrat. Semua parameter kualitas air yang telah diukur memenuhi syarat bagi pertumbuhan optimum rumput laut kecuali kandungan nitrat dan fosfat
Keywords: Distribusi, Intertidal, Keanekaragaman, Komposisi, Makroalgae

Article Metrics: