skip to main content

HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 22 Apr 2014.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity intelligence dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama S1 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini adalah 220 mahasiswa tahun pertama S1 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Subjek penelitian 138 orang dan subjek uji coba berjumlah 80 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi, yaitu Skala Penyesuaian Diri  (41 aitem valid,  α = 0.920) dan Skala Adversity Intelligence (40 aitem valid, α = 0.923).

Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,730 dengan p=0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara adversity intelligence dengan penyesuaian diri. Semakin tinggi adversity intelligence maka semakin positif penyesuaian diri. Adversity intelligence memberikan sumbangan efektif sebesar 53,3% pada penyesuaian diri dan sebesar 46,7% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Fulltext View|Download
Keywords: adversity intelligence, penyesuaian diri, mahasiswa tahun pertama

Article Metrics:

  1. Agustiani, H.A. 2009. Psikologi Perkembangan: Pendekatan ekologi kaitannya dengan konsep diri dan penyesuaian diri pada remaja. Bandung: Refika Aditama
  2. Ali, M & Asrori. 2011. Psikologi Remaja, Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Bumi Aksara
  3. Azwar, S. 2012. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  4. Desmita. 2009. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
  5. Dewi, K.S. 2010. Kesehatan Mental (Mental Health) Penyesuaian dalam Kehidupan Sehari-hari. Edisi Kedua. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro
  6. Ghozali, I. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro
  7. Haber, A & Runyon, R.P. 2006. Psychology of adjustment. Jakarta: Raja Grafindo Persada
  8. Muzamiroh, M.L. 2013. Kupas Tuntas Kurikulum 2013, Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum 2013. Kata Pena
  9. Santrock, J.W. 2007. Life-Span Development : Perkembangan Masa Hidup (edisi kelima jilid ii). Jakarta: Erlangga
  10. Semiun, Y. 2006. Kesehatan Mental 1. Yogyakarta: Kanisius
  11. Sundari, S. 2005. Kesehatan mental dalam kehidupan. Jakarta: PT Rineka Cipta
  12. Stoltz, P. G. 2000. Adversity Quotient (Alih Bahasa: Hermaya, T). Jakarta: PT.Grasindo
  13. Stoltz, P. G. 2003. Adversity Quotient at work:Mengatasi Kesulitan di Tempat Kerja, Mengubah Tantangan Sehari-hari Menjadi Kunci Sukses Anda. Alih Bahasa: Alexander Sindoro. Jakarta: Interaksara
  14. Stoltz, P. G. 2007. Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Mnejadi Peluang. Alih Bahasa: T. Hermaya. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
  15. Winarsunu, T. 2010. Statistik dalam Penelitian Psikologi Pendidikan. Malang: UMM Press

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.