STRATEGI GURU MENANGANI PERILAKU BERMASALAH SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS REGULER

Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Guru yang menangani siswa berkebutuhan khusus di sekolah reguler perlu memahami kondisi siswa berkebutuhan khusus. Tiap siswa berkebutuhan khusus perlu pendekatan yang berbeda agar dapat mengikuti proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran menyeluruh dari strategi guru menangani perilaku bermasalah siswa berkebutuhan khusus di kelas reguler.

      Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek terdiri dari dua guru yang mengajar siswa berkebutuhan khusus di kelas reguler pada sekolah nasional berbahasa Inggris. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif

      Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara guru menangani perilaku bermasalah siswa berkebutuhan khusus terbagi menjadi dua bagian. Pertama dengan melakukan pendekatan pada siswa, seperti mengajak berbincang siswa diwaktu luang, memberi peringatan jika siswa melanggar peraturan dan mengajak siswa untuk terlibat dalam pembelajaran. Guru juga berkomunikasi dengan sesama guru yang mengajar siswa berkebutuhan khusus, orang tua dan shadow teacher. Kedua, guru menggunakan alat bantu berupa achievement chart, character chart dan poin happy face dan sad face di kelas sebagai motivasi bagi siswa. Strategi penggunaan chart yang digunakan oleh guru di sekolah nasional berbahasa Inggris mungkin berhasil dilakukan karena guru juga memberikan hadiah selain pemberian stiker.

Keywords: strategi guru, perilaku bermasalah dikelas reguler, perilaku siswa berkebutuhan khusus.

Article Metrics: