PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA GAY UNTUK MENIKAH DENGAN LAWAN JENIS

Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Pernikahan adalah impian setiap manusia normal. Selain merupakan tugas perkembangan yang harus dilalui pada masa dewasa awal, pernikahan juga untuk status sosial di masyarakat. Gay yang tidak menikah secara biologis tidak akan mempunyai anak dan akan mempengaruhi kehidupan nya sedangkan Gay yang memutuskan untuk menikah membutuhan berbagai macam persiapan mental maupun psikologisnya. Pengambilan keputusan adalah proses mempertimbangkan beberapa kemungkinan dan prioritas yang menghasilkan dari satu pilihan atas beberapa pilihan yang lain. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pernikahan pada gay dan mengetahui dinamika psikologis pada gay untuk menikah atau tidak menikah.

Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis. Subjek berjumlah tiga orang gay yang memasuki usia dewasa awal yang sudah menikah dan belum menikah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan metode eksplikasi data.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa subjek memaknai pernikahan dengan cara berbeda-beda, seperti pernikahan merupakan ajang pembohongan publik, pernikahan merupakan salah satu cara untuk membangun masa depan, pernikahan adalah suatu cara untuk menutupi statusnya seorang gay.

Keywords: Pengambilan keputusan, pernikahan, gay

Article Metrics: