skip to main content

KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG DITINJAU DARI MOTIVASI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AKAN RASA AMAN

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 16 Oct 2013.

Citation Format:
Abstract

Krisis moneter yang terjadi di Indonesia sejak pertengahan tahun 1997 menyebabkan berbagai masalah kesejahteraan sosial masyarakat. Salah satu dampak dari krisis tersebut adalah munculnya problematika anak yang harus ikut andil mencari nafkah di dalam membantu keluarga. Kemiskinan dalam keluarga merupakan salah satu masalah yang mendorong anak untuk turun ke jalan mencari uang baik untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka maupun membantu ekonomi keluarga. Anak jalanan cenderung melakukan perilaku agresif hanya untuk bertahan hidup, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan akan rasa amannya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi untuk memenuhi kebutuhan akan rasa aman dengan kecenderungan perilaku agresif pada anak jalanan. Karakteristik sampel pada penelitian ini yaitu anak jalanan yang berada di wilayah kota Semarang. Jumlah sampel pada saat pelaksanaan penelitian berjumlah 32 anak yang diambil dengan menggunakan metode incidental sampling. Alat ukur penelitian yang digunakan adalah Skala Motivasi Untuk Memenuhi Kebutuhan Akan Rasa Aman dengan 30 aitem (α = 0,869) dan Skala Kecenderungan Perilaku Agresif dengan 40 aitem (α = 0,906). Kedua skala tersebut disusun dengan penskalaan model Likert dan analisis statistik menggunakan komputer dengan program SPSS versi 20.0

            Hasil analisis data dengan menggunakan uji statistik parametrik, teknik regresi sederhana diperoleh koefisien korelasi rxy = -0,355, dengan  p = 0,046 (p < 0,05). Hasil analisis menyatakan bahwa hipotesis diterima. Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan negatif antara motivasi untuk memenuhi kebutuhan akan rasa aman dengan kecenderungan perilaku agresif. Semakin tinggi motivasi untuk memenuhi kebutuhan akan rasa aman maka kecenderungan perilaku agresif akan rendah, demikian juga sebaliknya. Variabel motivasi untuk memenuhi kebutuhan akan rasa aman memiliki sumbangan efektif sebesar 12,6% terhadap variabel kecenderungan perilaku agresif dan sisanya (87,4%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

Fulltext View|Download
Keywords: Anak Jalanan, Motivasi Untuk Memenuhi Kebutuhan Akan Rasa Aman, Kecenderungan Perilaku Agresif

Article Metrics:

  1. Boeree, C.G. 2008. General Psychology. Terjemahan: Fauzi H.J. Yogyakarta: Prismasophie
  2. Effendy, M., Frieda, N.R.H., & Warsono.H. 2008. Evaluasi Penanganan Anak Jalanan Pada Rumah Singgah Di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Vol. 5, No. 1. Semarang
  3. Gross, R. 2012. Psychology The Science of Mind and Behaviour. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  4. Humsona, R. & Retno, S. 2007. Trafiking Anak untuk Pengemis dan Pengamen Jalanan di Kota Yogyakarta, Jurnal Penduduk dan Pembangunan, Vol. 6, No. 2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNS Surakarta
  5. Irwanto, dkk. 2002. Psikologi Umum. Jakarta: PT Prenhallindo
  6. Kartono, K. 2011. Patologi Sosial 2, Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali Pers
  7. Krahe, B. 2005. Perilaku Agresif, Buku Panduan Psikologi Sosial. Terjemahan : Prajitno dan Mulyantini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  8. Mujiyadi, B., Unayah, N., & Sabarisman, M. 2011. Studi Kebutuhan Pelayanan Anak Jalanan. Jakarta: P3KS Press
  9. Santrock, J.W. 2002. Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup, Edisi 5, Jilid 1. Terjemahan: Damanik, J. Jakarta: Erlangga
  10. Shalahuddin, O., dkk. 2000. Anak Jalanan Perempuan Semarang. Semarang: Yayasan Setara
  11. Walgito, B. 2010. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.