Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI7349, author = {Amalia Islami Musthafa and Prasetyo Widodo}, title = {PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL PADA SANTRIWAN-SANTRIWATI DI YAYASAN AL-BURHAN HIDAYATULLAH SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {2}, number = {3}, year = {2013}, keywords = {Psychological Well-Being, Dukungan Sosial, Santriwan-Santriwati}, abstract = { Individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tidak akan pernah berhenti sepanjang hidupnya. Dalam usahanya memenuhi kebutuhan hidup dan permasalahan yang dihadapi individu tersebut, akan membuat individu mendapatkan pengalaman-pengalaman, baik pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman yang tidak menyenangkan, yang selanjutnya akan menimbulkan kebahagiaan atau ketidakbahagiaan. Kebahagiaan dan ketidakbahagiaan itu disebut juga kesejahteraan psikologis atau psychological well being . Psychological well-being seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah jaringan sosial. Jaringan sosial yang dimaksud yaitu bagaimana individu menjalin hubungan dengan orang-orang disekitarnya. Penelitian dilakukan untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada santriwan-santriwati. Populasi dalam penelitian ini adalah 145 santri dengan sampel penelitian sebanyak 90 santri. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Prosedur cluster random sampling adalah pengambilan sampel dilakukan dengan randomisasi terhadap kelompok bukan terhadap subjek secara individual. Pengumpulan data menggunakan skala psychological well-being yang terdiri dari 28 aitem (α=0,880) dan skala dukungan sosial yang terdiri dari 44 aitem (α=0,936). Analisis regresi sederhana menunjukkan r xy =0,427 dengan p=0,000, (p<0,05), menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan psychological well-being . Artinya, semakin tinggi dukungan sosial maka psychological well-being pada santriwan-santriwati akan semakin tinggi pula, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka psychological well-being pada santriwan-santriwati akan semakin rendah pula. Tanda positif menunjukkan bahwa hipotesis yang berbunyi ada pengaruh signifikan antara psychological well-being dan dukungan sosial pada santriwan-santriwati di Yayasan Al-Burhan Hidayatullah Semarang dapat diterima . Dukungan sosial mempunyai sumbangan efektif sebesar 18,2% terhadap psychological well-being, sedangkan 81,8 % ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian. }, issn = {2829-1859}, pages = {261--270} doi = {10.14710/empati.2013.7349}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/7349} }
Refworks Citation Data :
Individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tidak akan pernah berhenti sepanjang hidupnya. Dalam usahanya memenuhi kebutuhan hidup dan permasalahan yang dihadapi individu tersebut, akan membuat individu mendapatkan pengalaman-pengalaman, baik pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman yang tidak menyenangkan, yang selanjutnya akan menimbulkan kebahagiaan atau ketidakbahagiaan. Kebahagiaan dan ketidakbahagiaan itu disebut juga kesejahteraan psikologis atau psychological well being. Psychological well-being seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah jaringan sosial. Jaringan sosial yang dimaksud yaitu bagaimana individu menjalin hubungan dengan orang-orang disekitarnya. Penelitian dilakukan untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada santriwan-santriwati.
Populasi dalam penelitian ini adalah 145 santri dengan sampel penelitian sebanyak 90 santri. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Prosedur cluster random sampling adalah pengambilan sampel dilakukan dengan randomisasi terhadap kelompok bukan terhadap subjek secara individual. Pengumpulan data menggunakan skala psychological well-being yang terdiri dari 28 aitem (α=0,880) dan skala dukungan sosial yang terdiri dari 44 aitem (α=0,936).
Analisis regresi sederhana menunjukkan rxy=0,427 dengan p=0,000, (p<0,05), menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan psychological well-being. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial maka psychological well-being pada santriwan-santriwati akan semakin tinggi pula, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka psychological well-being pada santriwan-santriwati akan semakin rendah pula. Tanda positif menunjukkan bahwa hipotesis yang berbunyi ada pengaruh signifikan antara psychological well-being dan dukungan sosial pada santriwan-santriwati di Yayasan Al-Burhan Hidayatullah Semarang dapat diterima. Dukungan sosial mempunyai sumbangan efektif sebesar 18,2% terhadap psychological well-being, sedangkan 81,8 % ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University