skip to main content

KETIKA RUMAH BUKAN LAGI SURGA: PARENTAL BURNOUT DAN PERGULATAN IBU PEKERJA INFORMAL DI RANAH DOMESTIK

1Faculty of Humanities and Education, University Catholic of Musi Charitas Jl. Bangau No.60, 9 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30114, Indonesia

2Faculty of Humanities and Education, University Catholic of Musi Charitas, Indonesia

3Jl. Bangau No.60, 9 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30114, Indonesia

Received: 15 Feb 2026; Published: 27 Oct 2026.

Citation Format:
Abstract

Ibu rumah tangga dengan pekerjaan informal di perkotaan berada dalam posisi rentan mengalami parental burnout karena harus menjalankan peran ganda yaitu mengelola rumah tangga, mengasuh anak, dan mencari nafkah di tengah konstruksi gender yang timpang dan minimnya dukungan struktural. Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam dinamika parental burnout pada kelompok tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif (IPA), penelitian ini mewawancarai tiga ibu rumah tangga di perkotaan yang berstatus menikah, memiliki pekerjaan informal berbasis rumah, memiliki maksimal dua anak dengan salah satu berusia 0-5 tahun, dan menunjukkan gejala maltreatment dalam pengasuhan. Wawancara semi-terstruktur dilakukan tiga kali pada setiap partisipan dengan durasi 45-70 menit per sesi. Analisis data mengikuti prosedur IPA. Temuan mengungkap empat tema utama: (1) hidup dalam siklus yang tak pernah berakhir, (2) tubuh yang berbicara melalui gejala fisik, (3) ambivalensi antara bertahan dan melarikan diri, dan (4) kesadaran yang menyakitkan tentang ketidakefektifan pengasuhan. Keempat tema membentuk siklus spiral yang saling menguatkan dengan rasa bersalah sebagai katalis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa parental burnout pada ibu rumah tangga pekerja informal bukan semata masalah individu, melainkan problem struktural-sosial yang berakar pada konstruksi gender, nilai budaya, dan kebijakan timpang, sehingga memerlukan intervensi perlu mempertimbangkan aspek moral dan kultur. 

Keywords: parental burnout; ibu rumah tangga; konstruksi gender; fenomenologi

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : ID
  1. Arini, D. P., Pramudito, A., & Utomo, I. P. B. (2024). Does Parental Burnout Occur in Single Mother? Understanding Parental Burnout among Muslim Single Moth. Psikis, Jurnal Psikologi Islami, 10(2), 371–385. https://doi.org/10.19109/psikis.v10i2.25156
  2. Daminger, A. (2019). The Cognitive Dimension of Household Labor. American Sociological Review, 84(4), 609–633. https://doi.org/10.1177/0003122419859007
  3. Dhar, S., & Dhupar, M. (2025). The Impact of Invisible Labor: Examining Cognitive Overload and Burnout in Working Women in India. The International Journal of Indian Psychology, 13(3). https://doi.org/DOI: %252010.25215/1303.189
  4. Giorgi, A. (2009). The descriptive phenomenological method in psychology: A modified Husserlian approach
  5. Harryson, L., Novo, M., & Hammarström, A. (2012). Is gender inequality in the domestic sphere associated with psychological distress among women and men? Results from the Northern Swedish Cohort. 66(3), 271–276. https://doi.org/10.1136/jech.2010.109231
  6. Kahija, L. (2017). Penelitian Fenomenologis: Jalan Memahami Pengalaman Hidup. Kanisius
  7. Kameli, E., & Julisatina, I. (2023). Faktor-faktor yang memotivasi partisipasi kerja ibu rumah tangga dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Jurnal Ekonomi & BIsnis, 11(1), 9–19. https://doi.org/DOI: %2520https://doi.org/10.58406/jeb.v11i1.1149
  8. Kaplan, V. (2022). Mental Health States of Housewives: An Evaluation in Terms of Self-perception and Codependency. International Journal of Mental Health and Addiction, 21(1), 666–683. https://doi.org/doi: %252010.1007/s11469-022-00910-1
  9. Mikolajczak, M., Gross, J., & Roskam, Isabelle. (2019). Parental Burnout: What Is It, and Why Does It Matter? Clinical Psychological Science, 7(6), 1–32. https://doi.org/10.1177/2167702619858430
  10. Mikolajczak, M., & Roskam, I. (2018). A Theoretical and Clinical Framework for Parental Burnout: The Balance Between Risks and Resources (BR2). Frontiers in Psychology, 9(886), 1–11. https://doi.org/doi: %252010.3389/fpsyg.2018.00886
  11. Mikolajczak, M., & Roskam, I. (2020). Parental burnout: Moving the focus from children to parents. New Directions for Child and Adolescent Development, 174, 7–13. https://doi.org/doi: %252010.1002/cad.20376
  12. Raychana, Ayunda, V., Pramesti, A., Nurwahyudi, P., & Farisandy, E. (2024). “Kenapa Duniaku Begitu Melelahkan?”: Mengungkap Parental Burnout Ibu Rumah Tangga Dengan Anak Autism Spectrum Disorder. Personafikasi : Jurnal Ilmu Psikologi, 15(2), 118–137. https://doi.org/DOI: 10.21107/personifikasi.v15i2.24014
  13. Ren, X., Cai, Y., Wang, J., & Chen, O. (2024). A systematic review of parental burnout and related factors among parents. BMC Public Health, 24(376). https://doi.org/10.1186/s12889-024-17829-y
  14. Rosyada, M., Sya’bani, S., & Sya’bana, S. (2025). Gender Inequality in Women’s Roles in Village Development. Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender Dan Anak, 7(1), 125–233. http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v7i1.8291
  15. Salaa, J. (2015). Peran ganda ibu rumah tangga dalam meningkatkan ekonomi keluarga di desa tarohan kecamatan beo kabupaten kepulauan talaud. Jurnal Holistik, 15, 1–16
  16. Smith, J., Flower, P., & Larkin, M. (2022). Interpretative Phenomenological Analysis: Theory, Method and Research. Sage
  17. Sriyani, S., Hidayati, I., & Ulpa, E. (2026). Tiga Lapis Kelelahan: Potret Parental Burnout pada Ibu Bekerja Sebagai Single Parent. 8(1). https://doi.org/DOI%2520:%252010.33024/jpm.v8i1.20714

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.