Department of Psychology, Tarumanagara University, Jl. Letjen S. Parman, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI54441, author = {Theresa Wijaya and Agoes Dariyo}, title = {HUBUNGAN ANTARA PET-ATTACHMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PADA DEWASA MUDA YANG MEMILIKI ANJING PELIHARAAN}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {15}, number = {01}, year = {2026}, keywords = {pet-attachment; kualitas hidup; dewasa muda; anjing peliharaan; dukungan sosial}, abstract = { Dewasa muda merupakan tahap di mana individu mengalami peran-peran baru, sekaligus menghadapi tekanan psikologis yang cukup besar, sehingga hal ini meningkatkan kebutuhan akan dukungan sosial yang dapat berperan untuk meningkatkan kualitas hidup individu. Kualitas hidup merupakan sebuah konsep yang subjektif, dan dapat berubah-berubah setiap waktu. Pet-Attachment salah satu sumber dukungan yang kurang disadari oleh individu-individu. Pet-Attachment merupakan sebuah ikatan antara pemilik hewan peliharaan dengan hewan peliharaanya. Disebutkan di berbagai studi bahwa terdapat banyak dampak positif, namun juga terdapat dampak negatif akan pet-attachment . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pet-attachment dengan kualitas hidup pada dewasa muda yang memiliki anjing peliharaan. Studi ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan partisipan penelitian sebanyak 144 individu yang memiliki anjing peliharaan. Kualitas hidup diukur dengan WHOQOL-BREF, dan pet-attachment diukur dengan PALS. Hasil korelasi penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi antara pet-attachment dengan kualitas hidup sebesar r = 0,317 (p = 0,000, p < 0,01), dengan sumbangsih sebanyak 10% pada kualitas hidup. Ini menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat pet-attachment , maka semakin tinggi pula kualitas hidup dewasa muda yang memiliki anjing peliharaan. Penelitian ini menemukan bahwa pet-attachment menjadi sumber dukungan ekstra bagi individu yang telah mendapatkan dukungan sosial dari manusia yang cukup. }, issn = {2829-1859}, pages = {87--94} doi = {10.14710/empati.2026.54441}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/54441} }
Refworks Citation Data :
Dewasa muda merupakan tahap di mana individu mengalami peran-peran baru, sekaligus menghadapi tekanan psikologis yang cukup besar, sehingga hal ini meningkatkan kebutuhan akan dukungan sosial yang dapat berperan untuk meningkatkan kualitas hidup individu. Kualitas hidup merupakan sebuah konsep yang subjektif, dan dapat berubah-berubah setiap waktu. Pet-Attachment salah satu sumber dukungan yang kurang disadari oleh individu-individu. Pet-Attachment merupakan sebuah ikatan antara pemilik hewan peliharaan dengan hewan peliharaanya. Disebutkan di berbagai studi bahwa terdapat banyak dampak positif, namun juga terdapat dampak negatif akan pet-attachment. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pet-attachment dengan kualitas hidup pada dewasa muda yang memiliki anjing peliharaan. Studi ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan partisipan penelitian sebanyak 144 individu yang memiliki anjing peliharaan. Kualitas hidup diukur dengan WHOQOL-BREF, dan pet-attachment diukur dengan PALS. Hasil korelasi penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi antara pet-attachment dengan kualitas hidup sebesar r = 0,317 (p = 0,000, p < 0,01), dengan sumbangsih sebanyak 10% pada kualitas hidup. Ini menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat pet-attachment, maka semakin tinggi pula kualitas hidup dewasa muda yang memiliki anjing peliharaan. Penelitian ini menemukan bahwa pet-attachment menjadi sumber dukungan ekstra bagi individu yang telah mendapatkan dukungan sosial dari manusia yang cukup.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University