Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. Kampus 2 Lidah Wetan, Jl. Lidah Wetan, Surabaya, Indonesia 60213, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI54430, author = {Izaura Evanthe Salim and Miftakhul Jannah}, title = {PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP ATTENTION SPAN MAHASISWA DI ERA DIGITAL}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {15}, number = {01}, year = {2026}, keywords = {media sosial; attention span; belajar; mahasiswa}, abstract = { Penggunaan media sosial yang semakin intens di kalangan mahasiswa telah menjadi bagian dari aktivitas harian dan sering dikaitkan dengan menurunnya kemampuan mempertahankan fokus selama proses belajar. Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah intensitas penggunaan media sosial berpengaruh terhadap attention span pada mahasiswa. Penelitian berlandaskan metode kuantitatif dengan desain survei potong lintang ( cross-sectional) dan analisis regresi linear sederhana. Sebanyak 100 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2024 memenuhi kriteria partisipasi dan menjadi sampel penelitian. Pengukuran dilakukan menggunakan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS) dan Attentional Control Scale ( ACS), kemudian data dianalisis melalui perangkat JASP versi 0.95. Hasil mengindikasikan bahwa intensitas penggunaan media sosial tidak memberi pengaruh yang berarti terhadap attention span (B = 0,057; β = 0,064; p = 0,530; R² = 0,004). Model regresi yang terbentuk adalah Y = 31,283 + 0,057X. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa perbedaan tingkat penggunaan media sosial tidak cukup menjelaskan variasi kemampuan mempertahankan perhatian pada mahasiswa. Faktor lain seperti tuntutan akademik, kualitas tidur, dan kemampuan regulasi diri diperkirakan lebih berperan dalam membentuk attention span. }, issn = {2829-1859}, pages = {50--59} doi = {10.14710/empati.2026.54430}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/54430} }
Refworks Citation Data :
Penggunaan media sosial yang semakin intens di kalangan mahasiswa telah menjadi bagian dari aktivitas harian dan sering dikaitkan dengan menurunnya kemampuan mempertahankan fokus selama proses belajar. Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah intensitas penggunaan media sosial berpengaruh terhadap attention span pada mahasiswa. Penelitian berlandaskan metode kuantitatif dengan desain survei potong lintang (cross-sectional) dan analisis regresi linear sederhana. Sebanyak 100 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2024 memenuhi kriteria partisipasi dan menjadi sampel penelitian. Pengukuran dilakukan menggunakan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS) dan Attentional Control Scale (ACS), kemudian data dianalisis melalui perangkat JASP versi 0.95. Hasil mengindikasikan bahwa intensitas penggunaan media sosial tidak memberi pengaruh yang berarti terhadap attention span (B = 0,057; β = 0,064; p = 0,530; R² = 0,004). Model regresi yang terbentuk adalah Y = 31,283 + 0,057X. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa perbedaan tingkat penggunaan media sosial tidak cukup menjelaskan variasi kemampuan mempertahankan perhatian pada mahasiswa. Faktor lain seperti tuntutan akademik, kualitas tidur, dan kemampuan regulasi diri diperkirakan lebih berperan dalam membentuk attention span.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University