Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI47877, author = {Clarissa Wijaya}, title = {PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM APLIKASI MODERATED ONLINE SOCIAL THERAPY UNTUK PEMULIHAN KESEHATAN MENTAL REMAJA}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {13}, number = {6}, year = {2025}, keywords = {intervensi digital; kesehatan mental; remaja}, abstract = { Intervensi digital menawarkan pendekatan yang menjanjikan dalam mendukung remaja yang rentan terhadap gangguan mental. Media ini juga dapat menjadi alternatif yang ekonomis dan menarik bagi para pengguna. Oleh karena itu, diperlukan adanya studi yang mengintegrasikan pengalaman pengguna dengan teknologi canggih dan terbaru untuk mendefinisikan kembali dampak dari intervensi daring dalam bidang kesehatan mental remaja. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan aplikasi web Moderated Online Social Therapy (MOST), sebuah platform media sosial interaktif yang dirancang untuk pemulihan kesehatan mental. Hingga sekarang, model MOST telah diimplementasikan secara efektif dalam enam studi, termasuk empat studi percontohan. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dan analisis tinjauan literatur yang diperoleh dari teori dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan permasalahan yang menjadi bahasan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MOST aman digunakan dan memiliki potensi manfaat terapeutik melalui aspek jejaring sosialnya. Namun, penelitian ini juga mengungkap beberapa tantangan dalam implementasi yang perlu diperhatikan. }, issn = {2829-1859}, pages = {509--517} doi = {10.14710/empati.2024.47877}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/47877} }
Refworks Citation Data :
Intervensi digital menawarkan pendekatan yang menjanjikan dalam mendukung remaja yang rentan terhadap gangguan mental. Media ini juga dapat menjadi alternatif yang ekonomis dan menarik bagi para pengguna. Oleh karena itu, diperlukan adanya studi yang mengintegrasikan pengalaman pengguna dengan teknologi canggih dan terbaru untuk mendefinisikan kembali dampak dari intervensi daring dalam bidang kesehatan mental remaja. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan aplikasi web Moderated Online Social Therapy (MOST), sebuah platform media sosial interaktif yang dirancang untuk pemulihan kesehatan mental. Hingga sekarang, model MOST telah diimplementasikan secara efektif dalam enam studi, termasuk empat studi percontohan. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dan analisis tinjauan literatur yang diperoleh dari teori dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan permasalahan yang menjadi bahasan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MOST aman digunakan dan memiliki potensi manfaat terapeutik melalui aspek jejaring sosialnya. Namun, penelitian ini juga mengungkap beberapa tantangan dalam implementasi yang perlu diperhatikan.
Article Metrics:
Last update:
Jurnal Empati by https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to Jurnal Empati and Faculty of Psychology, Universitas Diponegoro as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Empati and the Faculty of Psychology, Universitas Diponegoro, and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions, or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal Empati are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
The Copyright Transfer Form can be downloaded here: [Copyright Transfer Form Jurnal Empati]. The copyright form should be signed originally, scanned, and uploaded as a supplementary file when submitting the manuscript.
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University