skip to main content

HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN PERENCANAAN KARIER PADA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH SALATIGA

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2021 Jurnal EMPATI under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan  perencanaan karier pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Salatiga. Perencanaan karier merupakan langkah yang dibuat dengan mempertimbangakan berbagai faktor dan peluang untuk mencapai tujuan karier di masa depan. Self efficacy adalah keyakinan seseorang terhadap kemampuannya sendiri untuk menyelesaikan tugas serta memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Salatiga yang berjumlah 324 siswa dengan sampel penelitian 144 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu Skala Self Efficacy (23 item, α= 0,869) dan Skala Perencanaan Karier (24 item, α= 0,885). Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Berdasarkan uji korelasi regresi sederhana diperoleh nilai rxy = 0,593; dengan p=0,000 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan positif antara self efficacy dengan perencanaan karier pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Salatiga. Self efficacy memberikan sumbangan efektif R=0,351 terhadap perencanaan karier pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Salatiga. Artinya, self efficacy memberikan kontribusi sebesar 35,1% untuk perencanaan karier. 

Fulltext View|Download
Keywords: perencanaan karier; self efficacy; siswa kelas XI SMK Muhammadiyah

Article Metrics:

  1. Corr, P.J., & Mutinelli. S. (2016). Motivation and young people's career planning: A perspective
  2. from the reinforcement sensitivity theory of personality. Personality and Individual
  3. Differences,106,126 –129
  4. Ghufron, M. N. & Risnawita, R. (2012). Teori-teori psikologi. Ar-.Ruzz Media
  5. Ivancevich, J.M., Konopaske, R., Matteson, M.T. (2009). Perilaku dan manajemen organisasi
  6. Erlangga
  7. Kusuma, H. (2019, Mei 6). Lulusan SMK masih dominasi pengangguran di RI. Detik
  8. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4537723/lulusan-smk-masih-dominasipengangguran-di-ri
  9. Miskiya, L., Suharso, Nusantoro, E. (2014). Faktor determinasi kemampuan perencanaan karier
  10. siswa SMA Negeri se-kabupaten Tegal. Indonesian Journal of Guidance and Counseling, 3
  11. (1), 24-28
  12. Novitasari, A.D. (2015). Hubungan antara persepsi dukungan orang tua dengan perencanaan karir
  13. pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kalasan. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9, 3-15
  14. Ormrod, J.E. (2009). Psikologi pendidikan membantu siswa tumbuh dan berkembang jilid 2
  15. Erlangga
  16. Sharf, R.S. (2010). Applying career development theory to counseling (5th ed.). Belmont:
  17. Brooks/Cole Cengage Learning
  18. Stoeber, J., Mutinelli, S., Corr, P.J. (2016). Perfectionism in students and positive career planning
  19. attitudes. Personality and Individual Differences, 97, 256-259
  20. Sukmana, Y. (2019, Januari 15). Lulusan banyak yang menganggur, apa salah SMK kita? Kompas
  21. https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/15/060600226/lulusan-banyak-yangmenganggur-apa-salah-smk-kita?page=all)
  22. Tangkeallo, G.A., Purbojo, R., & Sitorus, K.S. (2014). Hubungan antara self-efficacy dengan
  23. orientasi masa depan mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi, 10(1), 25-32
  24. Winkel, W.S., & Hastuti, S. (2004). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.