skip to main content

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KOMPENSASI FINANSIAL DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA BURUH WANITA INDUSTRI FILLET IKAN DI KELURAHAN KARANGASEM UTARA, BATANG, JAWA TENGAH

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2020 Jurnal EMPATI under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap kompensasi finansial dan motivasi kerja dengan kepuasan kerja pada buruh wanita industri fillet ikan di Kelurahan Karangasem Utara, Batang, Jawa Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah 140 buruh wanita. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala persepsi terhadap kompensasi finansial (19 aitem,  .888), skala motivasi kerja (37 aitem,  .947), dan skala kepuasan kerja (26 aitem,  .925). Analisis menggunakan analisis regresi berganda dan sederhana untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil regresi berganda menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi terhadap kompensensasi finansial dan motivasi kerja dengan kepuasan kerja (Ryx1x2 = .818; p = .000). Hasil analisis regresi sederhana pertama menunjukkan terdapat hubungan positif antara persepsi terhadap kompensasi finansial dengan kepuasan kerja (rxy = .537; p = .000). Hasil analisis regresi sederhana kedua menunjukkan terdapat hubungan positif antara motivasi kerja dengan kepuasan kerja (rxy = .811; p = .000). Berdasarkan analisis regresi berganda pada tabel T-Test didapatkan hasil bahwa motivasi kerja mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja dengan memberikan sumbangan efektif lebih besar terhadap kepuasan kerja yaitu sebesar 74,1% dibandingkan persepsi terhadap kompensasi finansial yaitu sebesar 12,6%. 

Fulltext View|Download
Keywords: persepsi terhadap kompensasi finansial, motivasi kerja, kepuasan kerja

Article Metrics:

  1. Astuti, D. E. & Mujiasih, E. (2015). Hubungan antara persepsi terhadap kompensasi dengan kepuasan kerja karyawan PT. Kuda Inti Samudra, Semarang. Jurnal Empati, 4(1), 55-61
  2. Badan Pusat Statistik. (2017). Statistik sumber daya laut dan pesisir 2017. Jakarta Pusat: Badan Pusat Statistik
  3. Boumans, N. P. G., De Jong, AD. H. J., & Janssen, S. M. (2011). Age-differences in work motivation and job satisfaction: The influence of age on the relationship between work characteristic and workers’ outcome. The International Journal of Aging and Human Development, 73(4), 331-350
  4. Dewani, F. (2016). Hubungan antara persepsi terhadap kompensasi dengan kepuasan kerja karyawan Luwes Gading [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  5. Farla, W. W. K. (2016). Analisis kepuasan kerja karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya berdasarkan karakteristik individu. Jurnal Manajemen & Bisnis Sriwijaya, 14(3), 381-394
  6. Feldman, R. S. (2012). Pengantar psikologi. (Edisi kesepuluh). Jakarta: Salemba Humanika
  7. Kartika, E. W. & Kaihatu, T. S. (2010). Analisis pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan kerja (Studi kasus pada karyawan restoran di Pakuwon Food Festival Surabaya). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12(1), 100-112
  8. Kurnia, A. M., Sunuharyo, B. S. & Utami, H. N. (2013). Pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja karyawan (Studi pada karyawan PT. ASKES (Persero) Cabang Boyolali). Jurnal Administrasi Bisnis, 6(1), 1-7
  9. Kusumah, M. S. A. (2015). Pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Ampel Jaya di Surabaya. Jurnal Bisnis Indonesia, 6(2), 149-162
  10. Lukiyanto, I. (2014). Pegaruh kompensasi finansial dan stres kerja terhadap kepuasan kerja. Jurnal Ilmu Manajemen, 2(1), 187-197
  11. Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya
  12. Mathis, R. L & Jackson, J. H. (2011). Manajemen sumber daya manusia. (Edisi kesepuluh.). Jakarta: Salemba Empat
  13. Munandar, A. S. (2014). Psikologi industri dan organisasi. Jakarta: UI-Press
  14. Nawawi, H. (2011). Manajemen sumber daya manusia untuk bisnis yang kompetitif. Yogyakarta: UGM Press
  15. Rivai, V. & Sagala, A. J. (2009). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan: Dari teori ke praktik. Jakarta: Rajawali Press
  16. Robbins, S. P. & Judge, T. A. (2015). Perilaku organisasi. (Edisi keenam belas). Jakarta: Salemba Empat
  17. Setiawan, I. W. O. & Sariyathi, N. K. (2013). Pengaruh kompensasi finansial, promosi jabatan dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan kerja karyawan pada Parigata Resort and Spa Sanur – Bali. E-Jurnal Manajemen, 2(7), 786-801
  18. Setiono, D. O. & Kwanda, N. (2016). Analisa hubungan motivasi kerja dan kepuasan kerja karyawan pada Restoran Bakerzin Surabaya. Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa, 4(2), 372-385. Stringer, C., Didham, J., & Theivananthampillai, P. (2011). Motivation, pay satisfaction, and job satisfaction of front‐line employees. Qualitative Research in Accounting & Management, 8(2), 161–179
  19. Sutrisno, E. (2010). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.