skip to main content

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL PASANGAN DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA GURU SMAN DI JAKARTA BARAT

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial pasangan dengan keterikatan kerja pada guru SMAN di Jakarta Barat. Keterikatan kerja merupakan sikap positif yang dimiliki individu terhadap pekerjaan dan organisasi yang kemudian mengekspresikan diri secara kognitif, emosional, dan fisik dalam memberikan kontribusi untuk tercapainya tujuan dan keberhasilan organisasi. Dukungan sosial pasangan adalah persepsi individu terhadap sikap, tindakan, dan penguatan yang didapat dari pasangan (suami atau istri) yang mampu membuat individu merasa nyaman, dicintai, dan diperhatikan. Populasi penelitian ini berjumlah 197 guru, dengan sampel 122 guru yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Utrecht Work Engagement Scale – 9 versi Bahasa Indonesia (9 aitem, α = 0,85) dan Skala Dukungan Sosial Pasangan (46 aitem α = 0,97). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = 0,555 dan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial pasangan dengan keterikatan kerja. Semakin positif dukungan sosial pasangan, maka semakin tinggi keterikatan kerja, dan sebaliknya. Dukungan sosial pasangan memberikan sumbangan efektif sebesar 30,9% dalam mempengaruhi keterikatan kerja, sedangkan 69,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

Fulltext View|Download
Keywords: dukungan sosial pasangan, guru, keterikatan kerja

Article Metrics:

  1. Albrecht, S. L. (2010). Handbook of employee engagement: Perspective, issues, research, and practice. Cheltenham: Edward Elgar
  2. Apollo, & Cahyadi, A. (2012). Konflik peran ganda perempuan menikah yang bekerja ditinjau dari dukungan sosial keluarga dan penyesuaian diri. Jurnal Ilmiah Widya Warta, 2, 254-271
  3. Bakker, A. B., & Leiter, M. P. (2010). Work engagement: A handbook of essential theory and research. New York, NY: Psychology Press
  4. Caykoylu, S. (2016). Emotional spousal support can have unintended organizational outcomes. International Journal of Business and Management, 11(5), 69-81. Doi: 10.5539/ijbm.v11n5p69
  5. Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Jakarta: Depdiknas
  6. Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Jakarta: Depdiknas
  7. Kesumaningsari, N. P. A., & Simarmata, N. (2014). Konflik kerja-keluarga dengan kepuasan kerja yang dimoderasi komitmen organisasi pada karyawan bali. Jurnal Psikologi Udayana, 1(3), 493-506
  8. Kristiana, I. F., Fajrianthi, Purwono, U. (2018). Analisis rasch dalam utrecht work engagement scale-9 (UWES-9) versi bahasa indonesia. Jurnal Psikologi, 17(2), 204-217
  9. Lestari, W. (2016). Perbedaan semangat kerja berdasarkan aspek jenis kelamin, status kerja, lamanya bekerja, dan gaji. (Skripsi tidak diterbitkan). Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
  10. Mayes, L., & Lewis, M. (2012). The Cambridge handbook of environment in human development. New York, NY: Cambridge University Press
  11. Nasruddin. (2012). Pengaruh status nilai akreditasi terhadap kinerja guru Madasrah Aliyah Muhammadiyah 08 Takerharjo Lamongan. (Skripsi tidak diterbitkan). Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya
  12. Nugraha, M. B. C. (2018). Hubungan antara dukungan pasangan dan work engagement pada karyawan PT. PUSRI Palembang. (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
  13. Nurendra, A. M., & Purnamasari, W. (2017). Hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja pada pekerja wanita. Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 148-154
  14. Ormrod, J. E. (2009). Psikologi pendidikan: Membantu siswa tumbuh dan berkembang (Edisi keenam). Jakarta: Erlangga
  15. Pierce, G. R., Sarason, B. R., & Sarason, I. G. (1996). Handbook of Social Support and Family. New York, NY: Springer Science Business Media
  16. Ristaningtyas, P. E. (2016). Pengaruh karakteristik pekerjaan dan dukungan organisasi terhadap keterikatan kerja ditinjau dari jenis kelamin karyawan PT Bank Danamon Indonesia, TBK Kota Tegal. (Tesis tidak diterbitkan). Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
  17. Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interaction (7th edition). New Jersey, NJ: John Willey & Sons
  18. Schiemann, A. W. (2011). Alignment capability engagement. Jakarta: PPM Management
  19. Siregar, R. (2017). Sumber daya manusia dalam pembangunan nasional. Prosiding Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tahun 2017. Medan: Min Padang Bulan Rantau Prapat

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.