skip to main content

HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA WARGA BINAAN LAJANG LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS I SEMARANG

*Aulia Caesara  -  Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia
Annastasia Ediati  -  Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Warga binaan yang baru pertama kali tinggal di lembaga pemasyarakatan umumnya mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan yang identik dengan kehidupan yang keras, aturan yang ketat, dan banyak kekerasan. Kesulitan tersebut dapat berkembang menjadi ketakutan dan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keberfungsian keluarga dengan kecemasan pada warga binaan yang belum menikah. Subjek penelitian berjumlah 50 orang warga binaan pria yang berusia 20-52 tahun. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua skala, yaitu Skala Kecemasan (28 butir; α=0,903) dan Skala Keberfungsian Keluarga (38 butir; α=0,913). Uji korelasi product moment Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif antara keberfungsian keluarga dengan kecemasan (rxy=-0,342; p= 0,007). Hasil tersebut menunjukkan pentingnya peran keberfungsian keluarga terhadap kecemasan pada warga binaan pria yang belum menikah. Semakin individu memandang keluarganya berfungsi dengan baik, maka semakin rendah kecemasan yang dialaminya, dan sebaliknya, semakin individu memandang keberfungsian keluarganya kurang baik, maka semakin tinggi kecemasan yang dimilikinya.

Fulltext View|Download
Keywords: keluarga; kecemasan; keberfungsian
Article Info
Section: Research Articles
Language : ID-ID
Statistics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.