skip to main content

HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 8 PURWOREJO

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, menuntut siswa untuk mampu menyesuaikan dirinya dengan hal baru, seperti lingkungan sekolah, peraturan, guru, dan teman baru. Selain itu, siswa juga perlu menggali kemampuannya dalam bidang akademik. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memiliki motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar pada siswa kelas X di SMA Negeri 8 Purworejo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 8 Purworejo yang berjumlah 223 siswa dan terbagi ke dalam tujuh kelas. Sampel penelitian berjumlah 154 siswa diperoleh dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala Motivasi Belajar (30 aitem, α=0,917) dan Skala Penyesuaian Diri (25 aitem, α=0,877). Analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar pada siswa kelas X di SMA Negeri 8 Purworejo (rxy = 0,616, p < 0, 001). Penyesuaian diri memberi sumbangan efektif sebesar 37,9% (R2 = 0,379) terhadap motivasi belajar.

 

 

Fulltext View|Download
Keywords: penyesuaian diri; motivasi belajar; siswa SMA

Article Metrics:

  1. Abdullah, A & Yih, T. Y. (2014). Implementing learning contracts in a computer science course as a tool to develop and sustain student motivation to learn. Procedia – Social and Behavioral Science, 123, 256-265. doi: 10.1016/j.sbspro.2014.01.1422
  2. Ali, M & Asrori, M. (2008). Psikologi remaja perkembangan peserta didik. Jakarta: Bumi Aksara
  3. Arifin, M., Dardiri, A., & Handayani, A. N. (2016). Hubungan kemampuan penyesuaian diri dan pola berpikir dengan kemandirian belajar serta dampaknya pada prestasi akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan, 1, 1943-1951
  4. Christyanti, D., Mustami’ah, D., & Sulistiani, W. (2010). Hubungan antara penyesuaian diri terhadap tuntutan akademik dengan kecenderungan stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya. Jurnal INSAN, 12, 153-159
  5. Desmita. (2014). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Remaja Posdakarya
  6. Dimyati & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
  7. Djamarah, S. B. (2015). Psikologi belajar. Jakarta: Rineka Cipta
  8. Haber, A & Runyon, R. P. (2006). Psychology of adjustment. Jakarta: Raja Grafindo Persada
  9. Meyer, D. K & Turner, J. C. (2006). Re-conceptualizing emotion and motivation to learn in classroom contexts. Educational Psychology Review, 18, 377-390. doi: 10.1007/s1064-006-9032-1
  10. Santrock, J. W. (2007). Remaja, Jilid 1 Edisi Ke 11. Jakarta: Erlangga
  11. Solita, L., Syahniar & Nurfarhanah. (2012). Hubungan antara kemandirian emosi dengan motivasi belajar. Jurnal Ilmiah Konseling, 1, 1-9
  12. Winkel, W.S. (2009). Psikologi pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi
  13. Zakiyah, N., Hidayati, F. N. R., & Setyawan, I. (2010). Hubungan antara penyesuaian diri dengan prokrastinasi akademik siswa sekolah berasrama SMP N 3 Peterongan Jombang. Jurnal Psikologi Undip, 8, 156-167

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.