skip to main content

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERAFILIASI DENGAN LOYALITAS PADA ANGGOTA KOMUNITAS MOTOR JUPITER MX COMMUNITY KOTA SEMARANG

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berafiliasi dengan loyalitas pada anggota komunitas motor Jupiter MX Community kota Semarang. Loyalitas adalah sikap anggota untuk menaati, melaksanakan peraturan-peraturan dengan penuh kesadaran, bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, serta berusaha sebaik-baiknya untuk menunjang tercapainya tujuan organisasi. Motivasi berafiliasi adalah dorongan dari dalam diri individu untuk membangun, menjalin hubungan dengan individu lain. Populasi penelitian yaitu telah menjadi anggota resmi komunitas motor Jupiter MX Community kota Semarang minimal selama satu tahun, anggota resmi komunitas motor Jupiter MX Community kota Semarang belum menikah. Sampel penelitian berjumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi berafiliasi (26 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,922) dan skala loyalitas (28 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,929). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi berafiliasi dengan loyalitas (rᵪᵧ=0,477; p=0,000). Semakin tinggi motivasi berafiliasi maka semakin tinggi pula loyalitas, dan semakin rendah motivasi berafiliasi maka semakin rendah pula loyalitas. Motivasi berafiliasi memberikan sumbangan efektif sebesar 22,7% terhadap loyalitas.

 

 

 

Fulltext View|Download
Keywords: motivasi berafiliasi, loyalitas, anggota komunitas motor

Article Metrics:

  1. Dewi, I.M. (2016). Pengaruh iklim organisasi terhadap loyalitas kerja karyawan hotel benteng Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 3, (1)
  2. Ekasari, M.D. (2014). Hubungan antara kebutuhan afiliasi dengan kesepian pada remaja di panti asuhan Putri Aisyiyah dan Putra Muhammadiyan Tuntang dan Salatiga. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
  3. Ichsan, M. (2015). Modal sosial di dalam mempertahankan komunitas studi tentang komunitas motor vespa uvorable di Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Fisip, 2, (2)
  4. King, L.A. (2010). Psikologi Umum Sebuah Pandangan Apresiatif buku 2. Jakarta: Salemba Humanika
  5. Malik, A. (2014). Pengaruh budaya organisasi dan loyalitas kerja dengan intensi turnover pada karyawan PT. Cipaganti heavy equipment Samarandi. Jurnal Psikologi, 2, 65-75
  6. Nitisemito, A.S. (2000). Manajemen Personalia: Manajemen Sumber Daya Manusia, Ed.3. Jakarta: Ghalia Indonesia
  7. Robbins, P.S., Judge, T.A. (2008). Perilaku Organisasi edisi 12 buku 1. Jakarta : Salemba Empat
  8. Rukmini, R., Aziwarti., Fitlayeni, R. (2014). Motif anggota mengikuti komunitas motor vixion YVCI di kota Padang. Jurnal
  9. Sari, N.H. 2013. Motivasi berafiliasi dengan lawan jenis ditinjau dari persepsi remaja terhadap perceraian orang tua di Kecamatan Mijen. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro
  10. Soegandhi, V.M., Sutanto, E.M., Setiawan, R. (2013). Pengaruh kepuasan kerja dan loyalitas kerja terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan PT. Serya timur sakti JATIM. Jurnal, 1, (1)
  11. Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kualitatif R&D. Bandung : Alfabeta

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.