skip to main content

MEMAHAMI SUBJECTIVE WELL-BEING GURU HONORER SEKOLAH DASAR NEGERI (Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologis)

*Astrid Swandira Balkis  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Achmad Mujab Masykur  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami subjective well-being guru honorer Sekolah Dasar Negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dengan karakteristik guru honorer Sekolah Dasar Negeri yang telah mengajar lebih dari sepuluh tahun dan mendapat honor dibawah UMR. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan catatan lapangan. Peneliti menggunakan model analisis eksplikasi data yaitu proses mengeksplikasikan ungkapan responden yang masih tersirat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menikmati profesinya saat ini. Motivasi kerja yang ada pada individu memberikan efek pada kepuasan kerja individu. Kegagalan dalam seleksi CPNS tidak lantas membuat terpuruk karena ketiga subjek resiliensi yang baik. Subjective well-being ketiga subjek dipengaruhi oleh cara pandang terhadap profesinya. Subjek memandang guru adalah suatu pekerjaan yang mulia, membanggakan, menyenangkan, dan membawa berkah. Kesabaran, rasa syukur yang tinggi, serta dukungan sosial juga turut membantu ketiga subjek dalam mengurangi emosi negatif sehingga lebih mudah untuk mencapai kepuasan dalam hidup dan pekerjaan.
Fulltext View|Download
Keywords: subjective well-being; guru honorer Sekolah Dasar Negeri; motivasi kerja
Article Info
Section: Research Articles
Statistics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.