skip to main content

EMOTIONAL LABOR DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PERAWAT RSUD dr. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 27 Jan 2016.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotional labor dengan organizational citizenship behavior pada perawat RSUD. Populasi penelitian adalah perawat RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga sebanyak 161 perawat. Sampel penelitian sebanyak 82 perawat dengan mean usia 36 tahun. Sampel diambil dengan cara acak pada perawat semua bangsal sesuai kebutuhan penelitian. Pengumpulan data menggunakan Skala Organizational Citizenship Behavior (18 aitem,α =0.83) dan Skala Emotional Labor (17 aitem,α =0.81). Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara emotional labor dengan organizational citizenship behavior pada perawat dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga dengan rxy=0,391 dan p=0,000. Emotional labor memberikan sumbangan efektif sebesar 15,3% pada organizational citizenship behavior.

Fulltext View|Download
Keywords: emotional labor; organizational citizenship behavior; perawat

Article Metrics:

  1. Bata, Y. W. (2013). Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien pengguna akses sosial pada pelayanan rawat inap di RSUD Lakipada kabupaten Tana Toraja. Skripsi. Makasar : Universitas Hasanuddin
  2. Cholil, M. 2011. Pengaruh kepemimpinan transformasional, kepercayaan pada supervisor dan perilaku ideal kewargaan organisasi terhadap kualitas pelayanan perawat. Jurnal Akuntansi Manajemen. 22(3): 203-216
  3. Gray, B. (2009). The emotional labour of nursing – defining and managing emotions in nursing work. Nurse Education Today,. 29, 168–175
  4. Jex, S. M., & Britt, T. W. (2008). Organizational psychology a scientist-practitioner approach (2nd Ed.). New Jersey: John Wiley & Sons
  5. Kruml, S. M., & Geddes, D. (2000). Exploring the dimension of emotional labor: the heart of Hochschild’s Work. Management Communication Quarterly: Sage Publication
  6. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang standar pelayanan minimal rumah sakit. Diunduh dari http://www.litbang.depkes.go.id/sites/download/regulasi/kepmenkes/ KMK_No.129_th_2008.pdf pada tanggal 7 agustus 2015
  7. Organ, D. W., Podsakoff, P. M., & MacKenzie S. P. (2006). Organizational citizenship behavior: its nature, antecedents, and consequences. London: Sage Publications
  8. Park, H, I., O’Rourke, E. & O’Brien, K. (2014). Extending conversation of Resources theory: The Interaction between emotional labor and interpersnal influence. International Journal of Stress Management, 21(4): 384-405
  9. Purba, D. E., & Ali, N. L. S. (2004). Pengaruh kepribadian dan komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior. Jurnal Sosial Humaniora, 8(3): 105-111
  10. Robbins, S, P., & Judge T. A. (2012). Perilaku organisasi (organizational behavior) (edisi 12.). Jakarta: Salemba
  11. Suresh, S., & Venkatammal. (2010). Antecendents of organizational citizenship behavior. Journal of the Indian Academy of Applied Psychology, 36(2): 276-286
  12. Tjiptono, F. (2003). Prinsip-prinsip total quality service (Edisi 4.). Jakarta: PT Grafi
  13. Widajat, R. (2009). Being a great and sustainable hospital. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  14. Wirawan. (2013). Kepemimpinan: Teori, Psikologi, perilaku organizasi, aplikasi dan penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.