skip to main content

OPTIMISME DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 27 Jan 2016.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Kesejahteraan psikologis merupakan kondisi dimana individu berfungsi optimal karena mampu untuk menerima keadaan dirinya, membangun hubungan positif dengan orang lain, mengatur lingkungan, memiliki tujuan hidup, memiliki kemandirian, dan mengembangkan pertumbuhan pribadi. Optimisme adalah pola pikir individu yang positif mengenai masa depan dan masalah yang sedang dihadapi. Subjek penelitian sejumlah 135 mahasiswa tahun pertama di program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UNDIP, teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kesejahteraan Psikologis (37 aitem; α = 0,92) dan Skala Optimisme (26 aitem; α = 0,83). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan kesejahteraan psikologis (r = 0,59; p < 0,001), yang berarti bahwa semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis. Optimisme memberikan sumbangan efektif sebesar 35% terhadap kesejahteraan psikologis.

Fulltext View|Download
Keywords: kesejahteraan psikologis; optimisme; mahasiswa kedokteran

Article Metrics:

  1. Augusto-Landa, J. M., Pulido-Martos, M., & Lopez-Zafra, E. (2011). Does perceived emotional inteliggence and optimism/pesimism predict psychological well-being?. Journal Happiness Studies, 463-472. doi: 10.10007/s10902-0109209-7
  2. Kurniawan, S., Priyatama, A. N., & Karyanta, N. A. (2015). Hubungan konsep diri dengan optimisme dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa UNS, 3, 275-284
  3. Perera, H. N., & McIlven, P. (2014). The role of optimism and engagement coping in college adaptation : A career construction model. Journal of Vocational Behavior, 84(3), 395-404
  4. Ryff, C. D. (1995). Psychological well-being in adult life. Cambridge University Press, 4(4), 99-104
  5. Sarina, N. Y. (2012).Hubungan antara stres akademik dan psychological well being pada mahasiswa tahun pertama Universitas Indonesia. Skripsi. (tidak dipublikasikan). Jakarta: Universitas Indonesia
  6. Seligman, M. E. (2006). Learned optimism how to change your mind and your life. New York: A Division of random house, Inc
  7. Silalahi, N. (2010). Gambaran stres pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Skripsi (tidak dipublikasikan). Medan: Universitas Sumatera Utara
  8. Snyder, C., & Lopez, S. J. (2002). Handbook of positive pscyhology. New York: Oxford University Press
  9. Souri, H., & Hasanirad, T. (2011). Relationship between resilience, optimism and psychological well-being in students of medicine. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 1541-1544. doi: 10.1016/j.sbspro.2011.10.299
  10. Ubaidillah, A. (2013). Hubungan antara kesejahteraan psikologis dan penyesuaian diri terhadap stress akademik mahasiswa baru Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang tahun akademik 2013. Skripsi (tidak dipublikasikan). Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.