skip to main content

PELANGGARAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL ATAS SERANGAN UDARA KOALISI NEGARA-NEGARA ARAB DALAM KONFLIK BERSENJATA (STUDI KASUS : PENGEBOMAN FASILITAS PENAHANAN MILIK PEMBERONTAK HOUTHI DI KOTA DHAMAR, YAMAN)

*Haidarullah Anggoro Prakoso  -  Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Joko Setiyono  -  Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Peni Susetyorini  -  Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Selama intervensinya di Yaman, serangan paling mematikan yang pernah dilakukan Koalisi Negara-Negara Arab terjadi pada tanggal 1 September 2019 di Kota Dhamar, dalam usahanya mencari dan menghancurkan gudang penyimpanan drone dan misil milik Pemberontak Houthi.Dalam serangan ini obyek yang diserang ternyata merupakan fasilitas penahanan, sehingga mengakibatkan tewasnya lebih dari 100 orang tahanan.Penulisan hukum ini bertujuan untuk membahas alasan dilancarkannya serangan yang dilakukan Koalisi Negara-Negara Arab terkait kasus serangan udara terhadap fasilitas penahanan di Kota Dhamar dan menganalisis bentuk pelanggaran Hukum Humaniter Internasional dari kasus tersebut.
Fulltext View|Download
Keywords: Serangan Udara; Konflik Yaman; Fasilitas Penahanan

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.