skip to main content

PERANAN UNITED NATIONS EDUCATIONAL SCIENTIFIC AND CULTURAL ORGANIZATION (UNESCO) DALAM PERLINDUNGAN BENDA-BENDA BERSEJARAH YANG HANCUR AKIBAT KONFLIK BERSENJATA (Studi Kasus Perlindungan Benda-Benda Bersejarah yang Hancur Akibat Konflik Bersenjata di Suri

*Pramitha Astri Kurnia*, Muchsin Idris, Soekotjo Hardiwinoto  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

UNESCO mempunyai peranan untuk melindungi benda-benda bersejarah terutama benda-benda bersejarah yang berada dibawah ancaman konflik bersenjata. Peranan yang dilakukan oleh UNESCO berdasarkan pada Konvensi Den Haag 1954 dan kedua protokolnya yang harus diwujudkan di lapangan. Perang Suriah yang tak kunjung usa i menyebabkan kerusakan pada benda-benda bersejarah yang mana harus dipelihara oleh UNESCO, maka  dari itu UNESCO memiliki peran penting dalam perlindungan benda-benda bersejarah yang berada di Suriah.

Dalam jurnal ini digunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi penulisan deskriptif analitis, yang mana isi nya akan membahas peranan dari UNESCO terhadap perlindungan benda-benda bersejarah yang berada di Suriah sesuai dengan Konvensi Den Haag 1954 dan kedua protokolnya. Peranan yang dilakukan oleh UNESCO dapat berupa bantuan teknis atau mengolektifkan bantuan-bantuan dari negara lain dan sesuai dengan protokol kedua nya yang menyatakan dapat dilakukan pemidanaan maka UNESCO dapat melakukan kerjasama dengan International Criminal Court (ICC) dalam menindak pelanggaran terhadap benda-benda bersejarah.

Fulltext View|Download
Keywords: UNESCO, Benda-Benda Bersejarah, Hukum Humaniter Internasional, Konvensi Den Haag 1954, Perang Suriah.

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.