PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH BANK DALAM PEMBOBOLAN INTERNET BANKING MELALUI METODE MALWARE

*Ferry Satya Nugraha*, Budiharto, Rinitami Njatrijani -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 30 Jun 2016; Published: 30 Jun 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 88 338
Abstract
Perkembangan Teknologi Informasi dan Telekomunikasi turut memicu perkembangan dalam transaksi perbankan, yang ditandai dengan munculnya layanan perbankan yang berupa internet banking. Layanan internet banking di satu sisi memang memberikan kemudahan serta kecepatan dalam melakukan transaksi perbankan, namun di sisi lain mengandung risiko. Dalam praktek internet banking terdapat berbagai macam serangan atau ancaman bagi pihak pengguna dan penyedia layanan internet banking. Salah satu contoh ancaman tersebut ialah dalam bentuk malware. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap nasabah dalam pembobolan internet banking melalui metode malware serta tanggung jawab bank terhadap nasabah dalam hal terjadi pembobolan internet banking melalui metode malware. Mengingat banyaknya risiko yang mungkin akan ditimbulkan dalam kegiatan internet banking, terutama dengan adanya modus malware yang baru-baru ini digunakan dalam membobol rekening nasabah, maka perlu dilakukan pengembangan atas pengaturan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ataupun pembuatan peraturan lain yang serupa (Peraturan Pemerintah, Peraturan Bank Indonesia, dsb) yang mengatur hal-hal tentang dunia cyber secara lebih mendetail, sehingga regulasi terkait yang mengatur akan hal tersebut dituntut unuk terus diperbarui dari waktu ke waktu sehingga tidak ada lagi celah yang memungkinkan untuk timbulnya kegiatan yang merugikan dan bersifat melawan hukum.
Keywords
Perlindungan Hukum, Nasabah, Bank, Internet Banking, Malware

Article Metrics: