OFFICE CHANNELING PASCA SPIN OFF BANK BNI SYARIAH DARI UNIT USAHA SYARIAH MENJADI BANK UMUM SYARIAH

*Sumyati*, Ro’fah Setyowati, Muhyidin -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 16 Jun 2016; Published: 16 Jun 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 44 32
Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis konsekuensi yuridis yang timbul akibat spin off Bank BNI Syariah dari unit usaha syariah menjadi bank umum syariah, dan juga untuk meneliti mekanisme office channeling pasca spin off Bank BNI Syariah. Metode pendekatan yang digunakan peneliti dalam penulisan hukum ini ialah metode pendekatan yuridis empiris. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, konsekuensi spin off BNI Syariah antara lain: a. Peralihan aktiva dan pasiva; b. Kegiatan usaha yang awalnya berdasarkan Pasal 19 Ayat (2) UUPS beralih menjadi berdasarkan Pasal 19 Ayat (1) UUPS; c. Status Pegawai UUS BNI beralih menjadi pegawai Bank BNI Syariah. Pola pembinaan pegawainya dapat menjadi lebih difokuskan pada paradigma ekonomi Islam; d. Status nasabah UUS Bank BNI beralih menjadi nasabah Bank BNI Syariah. Pada awalnya, office channeling hanya dapat dimanfaatkan oleh UUS. Namun, pada perkembangannya office channeling juga dapat dilakukan oleh bank syariah yang bukan merupakan UUS-nya. Hal tersebut sesuai dengan kondisi Bank BNI Syariah saat ini. Terkait mekanisme office channeling pasca spin off, sama dengan mekanisme office channeling pra spin off, namun office channeling pasca spin off menggunakan surat perjanjian kerjasama, karena statusnya berbeda perseroan.

Keywords
bank umum syariah, office channeling, spin off, unit usaha syariah.

Article Metrics: