PENGARUH PENAMBAHAN ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) FERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR ITIK TEGAL

Deni Nugraha, Umiyati Atmomarsono, Luthfi Djauhari Mahfudz

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan eceng gondok fermentasi dalam ransum terhadap produksi telur itik Tegal. Materi yang digunakan adalah 100 ekor itik betina umur 24 minggu dimasukkan dalam kandang sebanyak 20 masing-masing berisi 5 ekor itik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 5 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah adalah T1 (2,5% eceng gondok tanpa fermentasi), T2 (2,5% eceng gondok fermentasi), T3 (5% eceng gondok fermentasi), T4 (7,5% eceng gondok fermentasi), T5 (10% eceng gondok fermentasi). Parameter yang diamati meliputi konsumsi ransum, produksi telur, berat telur dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan eceng gondok fermentasi dalam ransum berpengaruh terhadap konsumsi ransum, tetapi tidak berpengaruh terhadap produksi telur, berat telur dan konversi ransum. Konsumsi ransum untuk T1, T2, T3, T4 dan T5 berturut turut adalah 131,12; 132,68; 133,05; 138,01 dan 140,13 g. Produksi telur 6,70; 4,78; 6,63; 7,27 dan 9,06 %. Berat telur adalah 53,85; 51,87; 59,33; 55,99 dan 56,72 g. Konversi ransum 5,02; 9,51; 5,60; 5,18 dan 5,60. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tepung eceng gondok fermentasi dapat digunakan dalam ransum itik tegal sampai taraf 10%.
Kata kunci : Eceng Gondok Fermentasi, Produksi Telur, Itik Tegal

Full Text:

Fulltext PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats