KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SECARA IN VITRO HIJAUAN Desmodium cinereum PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR DAN JARAK TANAM

Kristiana Desy Setiyaningsih, Marry Christiyanto, Sutarno Sutarno

Abstract


Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan mempelajari kecernaan bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO) secara in vitro hijauan D. cinereum pada berbagai dosis pupuk organik cair dan jarak tanam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 2 dengan 3 ulangan. Dosis pupuk organik cair (P) sebagai faktor A (0, 1, 3, dan 5 ml/1 l air/petak) dan jarak tanam (S) sebagai faktor B (50 x 75 cm dan 25 x 50 cm). Parameter yang diamati adalah KcBK dan KcBO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KcBK dan KcBO yang tertinggi dicapai oleh P1S0 dibandingkan P2S0, P0S1, P2S1, P3S1, P1S1, P0S0 dan P3S0. Dosis pupuk organik cair (POC) berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap KcBK dan KcBO. Jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap KcBK dan KcBO. Nilai KcBK dan KcBO adalah 61,64; 61,39; 59,98; 59,67; 58,97; 58,86; 57,86; 53,88% dan 59,63; 59,45; 57,67; 57,23; 56,73; 56,15; 55,75; 48,02%. Dosis POC 3 ml/1 l air/petak (P2) memberikan pengaruh dengan nilai KcBK dan KcBO 60,53% dan 58,34% merupakan nilai kecernaan tertinggi.

Kata kunci : D. cinereum; jarak tanam; pupuk organik cair; kecernaan in vitro

ABSTRACT

This research was conducted with the objective of identifying and studying the dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD) in vitro forage D. cinereum at various doses of liquid organic fertilizer and plant spacing. This study used a completely randomized design (CRD) 4 x 2 factorial with three replications. Liquid organic fertilizer (P) as the factor A (0, 1, 3, and 5 ml / 1 l water / plot) and spacing (S) as the factor B (50 x 75 cm and 25 x 50 cm). Parameters measured were DMD and OMD. The results showed that the highest DMD and OMD achieved by comparison P1S0 P2S0, P0S1, P2S1, P3S1, P1S1, P0S0 and P3S0. Liquid organic fertilizer significantly (p <0.05) against DMD and OMD. Planting space did not significantly affect DMD and OMD. DMD and OMD value is 61.64; 61.39; 59.98; 59.67; 58.97; 58.86; 57.86; 53.88% and 59.63; 59.45; 57.67; 57.23; 56.73; 56.15; 55.75; 48.02%. Liquid organic fertilizer dose 3 ml / 1 l water / plot (P2) to give effect to the values DMD 60.53% and OMD 58.34% which is the highest digestibility values.

Keyword : D. cinereum; planting space; liquid organic fertilizer; in vitro digestibility


Keywords


D. cinereum; planting space; liquid organic fertilizer; in vitro digestibility; jarak tanam; pupuk organik cair; kecernaan in vitro

Full Text:

Fulltext PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats