HUBUNGAN TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI DENGAN PENDAPATAN PADA PETERNAK ANGGOTA GABUNGAN KELOMPOK TANI TERNAK ITIK PURWADIWANGSA KOTA TEGAL

Meina Sri Rajasa, Djoko Sumarjono, Bambang Trisetyo Eddy

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknologi yang ada di Gapoktan Purwadiwangsa, Mengetahui apakah usaha yang dijalankan oleh peternak memperoleh keuntungan minimum dan apakan ada hubungan antara tingkat penerapan teknologi dengan pendapatan peternak Gapoktan Purwadiwangsa. Manfaatnya dari penelitian ini sebagai bahan rekomendasi bagi peternak maupun pemerintah setempat untuk mengembangkan usaha peternakan itik petelur di Kota Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode penentuan responden dilakukan dengan cara acak. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara langsung kepada peternak. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan dilapangan. Data sekunder diperoleh dari buku-buku dari dinas Peternakan dan dari berbagai sumber dari Gapoktan. Analisis data menggunakan SPSS 17 dengan uji One Sampel t-test untuk membandingkan pendapatn peternak dengan UMR Kota Tegal serta dengan Regresi Berganda untuk menganalisis Hubungan antara pendapatan dengan tingkat penerapan teknologi Hasil penelitian menunjukkan penerapan teknologi yang ada di Gapoktan purwadiwangsa mayoritas peternak melakukan penerapan teknologi dengan baik, besarnya pendapatan peternak lebih dari UMR Kota Tegal yaitu sebesar Rp. 975.000,00, penerapan teknologi berpengaruh secara serempak (bibit, kandang, pakan, kesehatan ternak dan pasca panen) terhadap pendapatan (Sig < 0,05) sedangkan secara parsial hanya bibit dan pasca panen saja yang berpengaruh terhadap pendapatan.

Kata Kunci : itik; pendapatan; penerapan teknologi.

ABSTRACT

This study aims to determine the application of the technology in the Gapoktan Purwadiwangsa, Knowing whether a business carried on by farmers earn a minimum profit and whether there is a relationship between the level of technology adoption by farmers income Gapoktan Purwadiwangsa. The benefit of this research as a recommendation for farmers and local governments to develop a farm laying ducks in Tegal. The method used in this study is a survey method. Methods to determine respondents conducted by random. Methods of data collection are observation and interview methods directly to the farmers. Primary data were obtained from field observations. Secondary data were obtained from the books of the department of Animal Husbandry and from a variety of sources of Gapoktan. Data analysis using SPSS 17 to test One sample t-test to compare the UMR pendapatn Tegal breeders as well as with multiple regression to analyze the relationship between income level of technology implementation. The results demonstrate the applicability of the technology in the majority of farmers do Gapoktan purwadiwangsa well the application of technology, the amount of income breeders Tegal more than minimum wage is Rp. 975.000.00, simultaneously affect the application of technology (seeds, cages, feed, animal health, and post-harvest) on revenue (Sig <0.05), while only partially seeds and post-harvest only the effect on earnings.

Keywords: ducks; income; application of technology.


Keywords


ducks; income; application of technology; itik; pendapatan; penerapan teknologi.

Full Text:

Fulltext PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats