KECERNAAN DAN PRODUKSI VOLATILE FATTY ACID PAKAN KOMPLIT YANG MENGANDUNG TEPUNG KEDELAI DENGAN PERLAKUAN PEMANASAN SECARA IN VITRO

Ayu Pujowati, Sutrisno Sutrisno, Eko Pangestu

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui kecernaan dan produksi VFA pakan komplit yang mengandung tepung kedelai dengan perlakuan pemanasan secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Makanan Ternak, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari T0: pakan komplit dengan kandungan kedelai tanpa pemanasan, T1: pakan komplit dengan kandungan kedelai (pemanasan suhu 50oC), T2: pakan komplit dengan kandungan kedelai (pemanasan suhu 60oC), T3: pakan komplit dengan kandungan kedelai (pemanasan suhu 70oC). Parameter yang diamati adalah kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan produksi volatile fatty acid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemanasan tepung kedelai berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap nilai KcBK dan KcBO tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap nilai produksi VFA. Adapun rataan KcBK masing-masing 58,75; 57,93; 60,71; 64,55%. Rataan KcBO masing-masing 63,94; 62,98; 63,60; 68,73%. Produksi VFA masing-masing 94, 144, 198, 92 mM. Disimpulkan bahwa pakan komplit yang mengandung kedelai dengan perlakuan pemanasan pada suhu 70oC mempunyai pengaruh terbaik terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik tetapi tidak berpengaruh terhadap produksi VFA.

Kata kunci : kecernaan, VFA, pemanasan, tepung kedelai

ABSTRACT

The aim of this experiment to determine digestibility and volatile fatty acid production the complete feed that content by soybean meal with heating treatment in vitro, and was conducted at the Laboratory of Food Animal Science, Faculty of Animal Agriculture and Agronomy, Diponegoro University, Semarang. The experiment used completely randomized design with 4 treatment and 5 replications. The treatments applied were as follow T0 : complete feed with soybean meal without a warm-up, T1 : complete feed with soybean meal (heating 50oC), T2 : complete feed with soybean meal (heating 60oC), T3 : complete feed with soybean meal (heating 70oC). Parameters of the study is digestibility and production of volatile fatty acid. The results showed that the heating treatments of soy flour significantly (p<0,05) of digestibility of dry matter and digestibility of organic material but not significant (p> 0.05) to the value of VFA production. In daily intake rate: DDM each for 58.75; 57.93; 60.71; 64.55%, DOM each for 63.94; 62.98; 63.60; 68.73%. VFA production each for 94, 144, 198, 92 mM. It was concluded that complete feed that content by soybean meal with heating treatment at 70oC have the best effect of DDM and DOM but not significantly affect VFA production.

Key words : digestibility, VFA, the heating, soybean meal


Keywords


digestibility; VFA; the heating; soybean meal;kecernaan; pemanasan; tepung kedelai

Full Text:

Fulltext PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats